Senin, 25 April 2022 – 09:05 WIB

VIVA – Tim peneliti internasional telah membuat peta jalan untuk bertahan dari skenario pengurangan sinar Matahari secara tiba-tiba jika konflik nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) bersama NATO pecah.

Dalam sebuah makalah baru yang diterbitkan dalam Jurnal Nutrients, para peneliti berpendapat bahwa dengan kerja sama global, umat manusia dapat bertahan dari peristiwa bencana seperti perang nuklir.

Juan García Martínez dari Alliance to Feed the Earth in Disasters mengatakan mereka mencoba untuk mempromosikan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana global yang kerap diabaikan.

Tepat setelah bencana terjadi, para akademisi mencatat bahwa manusia akan sangat bergantung pada makanan yang disimpan dan diawetkan seperti makanan kaleng.

Mereka memperkirakan bahwa dunia memiliki persediaan namun akan cepat habis jika terjadi kiamat nuklir. Ikan yang kemungkinan akan bertahan lebih lama daripada hewan di darat harus segera dieksploitasi.

Para ahli menyarankan bahwa ternak yang sangat tidak efisien dalam menyediakan kalori, dapat disembelih, dengan beberapa dibiarkan hidup untuk menghasilkan susu dari rumput yang tidak dapat dicerna.

Para akademisi percaya bahwa menggunakan sumber daya yang berharga ini dengan bijak akan memberi manusia cukup waktu untuk meningkatkan sumber produksi pangan lainnya.

Cashback khusus Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Diskon mantap lainnya muncul dipandang secara berkala lewat pemberitahuan yg kita lampirkan di web ini, serta juga dapat dichat kepada layanan LiveChat support kami yg menjaga 24 jam On the internet buat melayani segala keperluan para pengunjung. Yuk buruan gabung, serta dapatkan prize Lotto dan Live Casino On-line tergede yang nyata di website kami.