Para ahli biologi mengungkap rahasia genetik tikus air (water shrews), hewan mamalia penyelam terkecil di dunia).

Menggunakan sampel DNA untuk mengkonstruksi pohon evolusi, para ilmuwan mengungkapkan bahwa perilaku menyelam berevolusi lima kali berbeda dalam kelompok mamalia pemakan serangga ini.

Kemampuan hewan kecil berdarah panas ini untuk menyelam dan berburu di dalam air yang membeku, tampaknya, bertentangan dengan logika evolusi.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal online eLife.

Guna melacak perjalanan evolusi yang mengejutkan ini, para ilmuwan mengumpulkan sampel DNA dari 71 spesies berbeda yang semuanya termasuk dalam kelompok besar mamalia pemakan serangga yang terkait, yang secara kolektif disebut Eulipotyphla.

Istilah Latin itu diterjemahkan menjadi “benar-benar gemuk dan buta”, adalah sekelompok mamalia yang mencakup hedgehog (sejenis landak), mole (tikus tanah) dan tikus (shrew).

Lihat artikel asli