Rabu, 5 Januari 2022 – 16:05 WIB

VIVA – Bumi terus memberi dan menerima materi dari tata surya di sekitarnya. Misalnya, debu yang melaju melalui ruang angkasa secara teratur membombardir planet kita dalam bentuk bintang jatuh dan gas dari atmosfer Bumi yang secara teratur merembes ke luar angkasa.

Jadi, jika Bumi terus memberikan materi serta memperoleh materi baru, apakah itu mengembang atau menyusut? Menurut ilmuwan Guillaume Gronoff, jika gas kita ke luar angkasa, maka Bumi akan menyusut tapi tidak banyak.

Planet-planet terbentuk karena pertambahan atau ketika debu antariksa bertabrakan, lalu semakin menumpuk menjadi massa yang lebih besar.

Setelah Bumi terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun silam, di mana sejumlah kecil pertambahan terus terjadi dalam bentuk meteor dan meteorit yang menambah massa Bumi.

Tapi begitu sebuah planet terbentuk maka proses lain dimulai seperti pelepasan atmosfer. Ini bekerja mirip dengan penguapan, tetapi pada skala yang berbeda, kata Gronoff.

Di atmosfer, atom oksigen, hidrogen, dan helium menyerap energi yang cukup dari Matahari untuk keluar dari atmosfer.

“Tentu saja ini masih penelitian karena sulit untuk mengukur massa Bumi secara real-time. Kami tidak memiliki berat Bumi pada presisi yang dibutuhkan untuk melihat apakah Bumi kehilangan atau bertambah,” ujarnya.

Cashback hari ini Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Prediksi terbaru yang lain muncul dipandang secara terstruktur via status yg kami sisipkan dalam situs itu, serta juga dapat dichat pada operator LiveChat support kita yg tersedia 24 jam On the internet buat mengservis segala maksud antara visitor. Ayo secepatnya sign-up, dan ambil promo serta Kasino On-line terbesar yg ada di situs kita.