VIVA – Aliran metana yang ada di bawah permukaan laut di Bulan milik Saturnus, Enceladus, kemungkinan merupakan tanda adanya kehidupan, sebuah studi baru melaporkan. Pada 2005, pengorbit NASA Cassini Saturn menemukan geyser yang meledakkan partikel es ke luar angkasa dari rekahan ‘garis harimau’ di dekat Kutub Selatan Enceladus.

Bahan itu diperkirakan berasal dari lautan besar yang mengalir di bawah cangkang es Bulan. Tidak sekadar air es. Selama penerbangan jarak dekat dengan Enceladus yang memiliki lebar 313 mil (504 kilometer), Cassini juga melihat banyak senyawa lain. Misalnya dihidrogen (H2) dan berbagai senyawa organik yang mengandung karbon termasuk metana (CH4).

Dihidrogen dan metana sangat menarik bagi ahli astrobiologi. H2 kemungkinan dihasilkan oleh interaksi batu dan air panas di dasar laut Enceladus menunjukkan bahwa Bulan memiliki ventilasi hidrotermal laut dalam, jenis lingkungan yang sama yang mungkin menjadi tempat lahirnya kehidupan di Bumi.

Bonus mantap Result SGP 2020 – 2021. Info khusus lainnya ada dilihat dengan terjadwal melewati info yang kami umumkan di laman itu, serta juga siap dichat pada layanan LiveChat pendukung kami yg siaga 24 jam On-line buat mengservis segala kepentingan para visitor. Lanjut secepatnya sign-up, & menangkan bonus Lotre & Live Casino Online terbesar yang tampil di situs kami.