VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo menemukan ada 1.402 kabar bohong atau hoax terkait COVID-19. Jumlah itu didapatkan selama periode 23 Januari 2020 hingga 1 Februari 2021. Hoax ini tersebar di media sosial maupun aplikasi berbagi pesan.

Khusus vaksin COVID-19, Kominfo menangani 97 temuan hoax hingga 1 Februari kemarin. Tidak hanya hoax, saat ini banyak sekali konten digital yang berbau radikalisme dan terorisme.

Baca: Kominfo susun Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024

Oleh karena itu perlu dibuat kontra narasi dari konten negatif tersebut. Salah satunya kerja sama antara Telkomsel dengan Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) membuat Mobile Digital Academy.

“Kami akan berkolaborasi untuk membuat konten positif dan literasi digital, serta membangun ekosistem digital lewat Mobile Digital Academy. Jadi, kami akan memberi pelatihan tentang penggunaan aplikasi dan teknologi telekomunikasi kepada santri dan anggota NU melalui luring ataupun daring,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Imam Pituduh, Selasa, 2 Februari 2021.

Menurutnya, PBNU akan mengkoneksikan ekosistem yang dimiliki dengan ekosistem yang sudah dibangun Telkomsel. Dengan begitu, ia berharap integrasi dua ekosistem ini dapat segera berjalan.

“Kami ingin santri dan anggota NU tidak hanya melek teknologi, tetapi juga bisa berkontribusi nyata kepada ekonomi digital. Bisa jadi para santri kita nanti jadi developer-developer yang andal dan produsen konten,” ungkapnya.

Imam ingin kerja sama dengan Telkomsel berlanjut ke depannya. Tidak hanya bersifat hit and run saja, melainkan membuat peta jalan atau roadmap mengenai konten positif dan pengembangan konten digital.

Permainan hari ini Result SGP 2020 – 2021. Diskon besar lainnya tampil diamati dengan terprogram lewat notifikasi yg kami lampirkan di web ini, serta juga siap dichat terhadap operator LiveChat support kita yg menunggu 24 jam On-line dapat meladeni segala keperluan para visitor. Yuk cepetan join, dan ambil diskon Buntut & Live Casino Online terbaik yang tersedia di website kita.